BANDASe ACEH–orang calon haji (calhaj) asal Aceh Utara, Sarbini bin Yusuf Ahmad Arif (53), gagal berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2010, karena takut naik pesawat terbang. Sarbini dijadwalkan berangkat dengan kelompok terbang (kloter) VII rombongan Aceh Utara pada (17/10), namun saat hendak naik pesawat di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar ia mengaku sakit.

Juniazi Koordinator Humas Panitia Pemberangkatan Ibadah Haji (PPIH) embarkasi Banda Aceh mengatakan, panitia menjadwalkan kembali Sarbini berangkat bersama kloter 13 asal Aceh Utara, Lhokseumawe dan Banda Aceh pada 23/10, untuk berangkat ke Tanah Suci Mekkah.

“Hingga batas waktu yang ditentukan untuk konfirmasi keinginan untuk berangkat belum diterima oleh PPIH embarkasi Banda Aceh, sehingga Sarbini gagal berangkat pada musim haji 2010 dan akan diberangkatkan kembali pada 2011,” katanya.

Ia menambahkan, Sarbini akan menjadi salah satu calhaj yang akan berangkat ke Tanah Suci Mekkah pada 2011, setelah dinyatakan gagal berangkat pada 2010.

Selain itu ada tiga calhaj yang gagal berangkat karena sakit masing-masing Aisyah binti H Keuchik Muhammad (85) asal Aceh Barat, Ummi Salamah binti Teuku Hamid (56) Aceh Utara dan Sarwiyah Juhan Hasan binti M Juhan (58) Aceh Barat Daya.

Ketiga calhaj itu terpasaka dirawat di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh karena sakit saat berada di embarkasi Banda Aceh. Mereka dijadwalkan akan diterbangkan kembali pada musim haji mendatang.

“Jumlah keseluruhan calhaj yang gagal berangkat pada musim haji 2010 sebanyak sembilan orang, diantaranya ada yang meninggal,” katanya.

Sebelumnya seorang calhaj Aceh Kloter II bernama Sudarmin bin Adam Johan (55) asal Kabupaten Aceh Selatan meninggal dunia di Madinah, Arab Saudi, Jumat (15/10) akibat stroke hemorganik (pecah pembuluh darah otak).

antara/taufik rachman

Sumber : Jurnal haji Republika

—————-

Note : Para calon jamaah haji tidak perlu takut naik pesawat. Naik peswat itu sebenarnya lebih nyaman daripada angkutan darat . Tingkat kecelakaan pesawat juga lebih rendah daripada angkutan darat. Jadi, tawakkal saja kepada Allah SWT (RED CaraHaji.com)